Langsung ke konten utama

Postingan

The most recent

Yeay! Beasiswa Public Speaking di Talkinc

Gak nyangka dan seneng banget. Itu yang aku rasakan waktu akun Instagram-ku dimention oleh Talkinc, sekolah Public Speaking ternama di Jakarta yang didirikan Becky Tumewu dan Erwin Parengkuan. Dalam caption, tercantum keterangan bahwa aku sebagai sebagai pemenang lomba artikel dan berhak mendapat beasiswa full kelas MC-TV Presenter.
Ibarat pucuk dicita ulam pun tiba. Kursus di Talkinc adalah keinginanku sejak lama. Aku sudah sempatkan tanya-tanya ke bagian informasi soal biaya, tapi gak bisa segera mendaftar, karena ternyata nominalnya lumayan. Buatku, sih, hehehehe.

Jadi, aku baru ancang-ancang mau menyisihkan sebagian penghasilanku untuk nabung buat bayar biaya kursus public speaking itu. Tapi rupanya, ada pengumuman di Instagram Talkinc ulang tahun ke-11, dan ngadain sayembara (baca: lomba) nulis artikel, temanya 'How Dream Can Change Your Life'.

Jelas, aku enggak mau sia-siakan kesempatan ituh! Bahkan aku sempatkan konsultasi sama temen yang kuanggap seperti kakakku sendir…
Postingan terbaru

Review Skin Care dan Perawatan Wajah di Naava Green

Bicara soal skin care, sepertinya sudah jadi senjata wajib perempuan masa kini. Apalagi sekarang sudah banyak klinik-klinik kecantikan yang menawarkan produk perawatan, seperti krim pagi dan malam, dengan harga terjangkau. Pastinya enggak bikin dompet menangis!
Kali ini aku mau sharing pengalamanku menggunakan skin care Naava Green. Jadi, aku sudah satu tahun pakai itu. Paketnya ada krim pagi dan malam, facial wash, dan toner.

Awal aku kenal Naava Green dari sepupuku di Malang. Sejak remaja, dia punya masalah kulit wajah berjerawat yang cukup parah. Suatu hari, setelah sekian lama berpisah, kami ketemu dan aku lihat kulitnya bersih dan cerah, dengan jerawat yang berkurang signifikan.

"Pakai Navaa Green," katanya.

Nah, mulailah dari situ aku tanya-tanya soal Naava Green, termasuk budget perawatan - apakah mahal selangit, atau murce terjangkau rakyat jelata.

Singkat cerita, akhirnya pas pulang ke Jakarta aku memutuskan untuk mencoba mengunjungi klinik Naava Green di daera…

Sholawat untuk Cintaku

Malam ini aku pengin menulis sesuatu, tapi enggak tahu musti mulai dari mana. Yang jelas, saat ini isi kepalaku memikirkan tentang besok, hari istimewa, kelahiran Nabi Muhammad SAW. 

Aku lahir Islam. Begitu juga kedua orangtuaku. Aku juga tumbuh di lingkungan kampung yang relijius. Maka gak heran jika sejak kecil sudah dikenalkan dengan peringatan Maulid Nabi, yang biasanya berupa pengajian di pesantren maupun di sekolah (sekolahku dulu madrasah btw). 

Dulu, aku merasa enggak ada yang istimewa dengan pengajian Maulid Nabi. Aku hanya sekadar ikut. Ikut orangtua yang juga datang ke mushola untuk pengajian, atau ikut apa kata guru karena kadang aku bertugas tampil di pengajian itu. 

Dengan kata lain, secara makna, aku enggak ngerti kenapa Maulid Nabi itu diperingati. Dan itu terjadi selama bertahun-tahun, mulai aku kecil hingga lulus SMA, bahkan lebih, mungkin hampir usia 25an.

Jadi misalnya pada rentang masa itu aku ditanya apa kesan yang ku dapat dari peringatan Maulid Nabi, ya aku pa…

Pengalaman Bikin Vlog Pakai Nokia 6.1 Plus, Juara di Kamera

Di sini aku sharing cerita pengalamanku pakai Nokia 6.1 Plus, terutama untuk bikin vlog.


Ponsel Nokia 6.1 Plus lagi hangat-hangatnya jadi perbincangan nih. Gak heran dong, secara doi baru saja dirilis ke pasar Indonesia pada September lalu.

Kalau kalian ngeklik judul artikel ini, bisa jadi kalian lagi penasaran dengan ponsel besutan HMD Global itu.

Nah, kebetulan aku dapat kesempatan mencoba Nokia 6.1 Plus pada 10 Oktober 2018 di Bogor. Jadi, aku ikut acara media gathering yang digelar Nokia, trus kami sebagai peserta diminta untuk membuat konten vlog singkat menggunakan Nokia 6.1 Plus.

Dan inilah beberapa hal yang bisa aku bagikan buat kalian tentang Nokia 6.1 Plus.

1. Kamera
Begitu ponsel dikasih oleh panitia, yang aku cek pertama kali adalah kamera. Karena ini modal utama bikin vlog.

Aku akui kamera Nokia 6.1 Plus cukup memukau. Hasil bidikan gambarnya tajam, dengan warna yang terang. Mukaku jadi kelihatan bening dan kemerahan gitu. Sensor kameranya ganda dengan kekuatan 16MP d…

Perubahan Gigiku Setelah 6 Bulan Pakai Behel

Sudah enam bulan aku pakai kawat gigi, bagaimana perubahan dan hasilnya? 


Bulan Juli ini sudah terhitung enam bulan aku pakai behel. Perubahan apa saja yang sudah terlihat di gigiku?

Sebelumnya, kuceritakan sedikit kenapa aku resmi pakai kawat gigi, terhitung sejak awal Januari 2018. Alasannya, karena kondisi gigiku renggang alias ada spasi di bagian tengah depan (antara gigi seri). Ini bikin aku kurang percaya diri, saat aku senyum atau ketawa, kelihatannya jadi kayak ompong gitu. Untuk cerita lebih lengkapnya bisa dibaca di sini ya.

The story of my behel: kawat gigi pertamaku


Nah, gimana setelah 6 bulan itu? 

Hasilnya, jarak atau spasi di gigi depanku jadi lebih rapat. Memang belum sesuai harapan, karena masih harus perawatan terus. Menurut dokter, untuk mencapai struktur gigi seperti harapan, setidaknya perlu satu tahun. 

Tapi ada yang lucu nih dengan konstruksi gigiku di masa perawatan ini. Jadi, awalnya kan yang renggang cuma di bagian tengah depan. Rupanya, setelah pakai behel, spa…

The story of my behel: kawat gigi pertamaku

Awal Tahun Baru 2018, aku memutuskan pakai kawat gigi. Sebenarnya udah direncanain dari setengah tahun sebelumnya. Karena struktur gigiku di bagian depan (gigi seri), renggang. Itu udah sejak aku kecil. Sampai-sampai pernah dikatain gigi sponge bob sama teman-teman sekolahku.



Klinik gigi yang aku pilih ada di kawasan Pondok Pinang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Nah, aku mau sharing proses pemasangan behelnya.

Pertama, konsultasi sama dokter. Aku bilang mau mengoreksi gigi spasi bagian depan. Setelah itu dokternya ngecek sebentar. Katanya sih, kasus gigiku nggak terlalu bermasalah. Udah rapi. Kalau cuma benerin spasi gigi itu, enam bulan udah bisa rapat, asalkan rajin kontrolnya.

Kedua, gigi di-scaling dulu, untuk membersihkan karang giginya. Waktu itu, karena masalah karang gigiku tergolong ringan, jadi hanya memakan waktu sekitar 20 menit.

Ketiga, nah ini mulai proses pasang behel. Awalnya gigi dicetak dulu, supaya ada replikanya. Replika ini, selain jadi bahan observasi dokter, …

2 Pesan Gus Mus di Hari Santri Nasional 2017

Gus Mus pertama-tama mengucapkan Selamat Hari Santri untuk santri di Indonesia dan seluruh dunia, dilanjutkan dengan menyampaikan pesan-pesan ini...  Foto: Fb Gus Mus
Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) sudah dua hari lalu, 22 Oktober 2017. Tapi semaraknya masih berasa sampai hari ini. Mungkin karena di media sosial masih banyak bertebaran video dan gambar tentang hari santri.
Ngomongin soal hari santri, aku jadi inget Gus Mus. Sebagai ulama besar di Indonesia, tentu beliau ikut merayakan dan memberi ceramah. Dan aku penasaran apa yang beliau sampaikan pada para santri di hari istimewa itu. 
Lalu aku meluncur ke Google dengan memasukkan kata kunci "pesan gus mus hari santri". Kemudian di halaman mesin pencari itu aku memilih salah satu judul yang menautkan tayangan video Youtube, dengan nama channel santri Indonesia. 
Di tayangan video berdurasi 2 menit itu Gus Mus pertama-tama mengucapkan Selamat Hari Santri untuk santri di Indonesia dan seluruh dunia, dilanjutkan dengan…